Menjadi Jomblo di Hari Valentine dan Manfaatnya Untuk Kesehatanmu

kunto-aji-terlalu-lama-sendiri-single-jomblo-bahagia-hari-valentine-naia-slimming
kunto-aji-terlalu-lama-sendiri-single-jomblo-bahagia-hari-valentine-naia-slimming

Walaupun terlalu lama sendiri di Hari Valentine, buka berarti kamu tak bisa sehat dan bahagia (Foto dari kontenpilihan.suararadio.com)

Menjelang Hari Valentine, di belahan penjuru dunia sudah bersiap dengan berbagai kado dan surprise untuk para pasangan. Menjelang hari kasih sayang tersebut, biasanya jadi ajang untuk menyindir para kaum jomblo yang kesepian tanpa pasangan. Kaum jomblo pun harus menghadapi kenyataan ini dengan lapang dada. Emang udah nasib mau gimana? Ya ngga sahabat teras? Tapi tunggu dulu! Menjadi jomblo di Hari Valentine justru bisa menjadikanmu lebih sehat loh. Lah kok bisa ya? Ini dia alasannya yang Naia kutip dari Elite Daily.

Menjadi Jomblo Berarti Kamu Punya Waktu Tidur yang Cukup

Menjadi Jomblo memberimu kesempatan untuk beristirahat cukup (Foto dari www.dumblittleman.com)

Menjadi Jomblo memberimu kesempatan untuk beristirahat cukup (Foto dari www.dumblittleman.com)

Memiliki pasangan dan merayakan Hari Valentine pasti membuatmu sibuk untuk mempersiapkan kejutan kan? Apalagi kalau pasanganmu tipe yang suka ‘menuntut’ dan kamu sendiri adalah orang yang bisa dikatakan romantis. Hal-hal seperti ini pasti akan menyita pikiranmu dan menjadikan waktu tidurmu berkurang. Lalu ditambah lagi saat perayaan mungkin kalian akan memanfaatkan malam Valentine hingga larut untuk dinner atau kegiatan perayaan lain.

Sebagai jomblo kamu ngga perlu repot-repot untuk melakukan berbagai hal itu. Kamu akan bisa mendapat waktu istirahat yang cukup bisa kamu manfaatkan. Asal kamu tidurnya ngga kepikiran masalah kejombloan aja sih, sama aja tidurnya ngga berkualitas hehe. Ingat beberapa waktu lalu Naia sempat membahas bahwa manusia membutuhkan waktu tidur paling tidak 6 jam. Dan jika kurang, proses metabolisme dalam tubuhmu pun akan terganggu. Apabila terlalu sering kurang tidur atau begadang, dalam jangka panjang akan membuatmu mendapat resiko lebih besar terserang berbagai penyakit kardiovaskuler.

Kamu Jadi Lebih Dekat dengan Orang-orang di Sekitarmu seperti Sahabat dan Keluarga

Sendiri bukan berarti kamu kesepian, masih ada teman-teman yang selalu ada untukmu (Foto dari www.soompi.com)

Sendiri bukan berarti kamu kesepian, masih ada teman-teman yang selalu ada untukmu (Foto dari www.soompi.com)

Menurut penelitian, orang dengan jejaring sosial yang kuat akan hidup lebih lama dan jarang sakit. Dan apabila kamu jomblo, penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan kamu akan menghabiskan waktu lebih lama dengan para sahabat. Menurut studi yang dilakukan Boston College dan University of Massachusetts Amherst, orang yang belum menikah memiliki hubungan yang lebih dekat dengan para sahabat, tetangga, dan saudara-saudaranya dibandingkan dengan orang yang sudah menikah.

Jadi, meskipun kamu menyendiri-yang mana itu buruk buat kamu, tapi baiknya menjadi jomblo bagus juga untuk kesehatanmu kan?

Sendiri Berarti Kamu Punya Lebih Banyak Waktu untuk Olahraga

Saat menjomblo kamu bisa memanfaatkan waktumu untuk berolahraga lebih rutin (Foto dari running.competitor.com)

Saat menjomblo kamu bisa memanfaatkan waktumu untuk berolahraga lebih rutin (Foto dari running.competitor.com)

Jika saat memiliki pasangan, kamu dan pasanganmu suka berolahraga bersama, itu baik. Tapi saat ini, saat kamu jomblo, kamu mungkin akan lebih bisa berolahraga dengan maksimal. Sebuah studi pada 13.000 orang di Amerika Serikat menemukan bahwa orang-orang yang belum menikah lebih banyak berolahraga daripada mereka yang memiliki pasanagan atau pernah memiliki pasangan (termasuk menikah, menjanda atau menduda).

Sebagai tambahan untuk membantumu membakar kalori dan mengontrol berat badan, olahraga sangatlah baik untuk keseluruhan kesehatan tubuh. Berolahraga membantumu tidur lebih berkualitas, membantu mengatasi kegelisahan, dan membuatmu lebih baik di tempat tidur.

Menjadi Jomblo Bisa Menurunkan Berat Badanmu

Dengan menjomblo gak akan ada yang selalu ngingetin kamu makan (Foto dari etinspires.com)

Dengan menjomblo gak akan ada yang selalu ngingetin kamu makan (Foto dari etinspires.com)

Mau nurunin berat badan beberapa kilo? Kalau ya, jangan buru-buru menjalin hubungan dulu ya sahabat Naia!

Pikirkan hal apa yang akan sahabat Naia lakukan saat kamu memiliki pasangan. Kamu pergi berkencan dan makan lebih sering! Sering ada mengingatkan untuk makan kan? Lalu diingatkan untuk tidur tanpa ngingetin olahraga. Kamu jadi lebih banyak tiduran. Dan ketika menikah olahraga yang dilakukan ngga lain dan ngga bukan ya cuma di tempat tidur. Menurut survey di Inggris, orang-orang mengalami kenaikan berat badan sebesar 62% pada kisaran 14 pon setelah memiliki pasangan.

Memiliki Pasangan Bukan Berarti Lebih Bahagia Dibandingkan Denganmu yang Jomblo

Berada dalam hubungan cinta ngga menjamin kamu bahagia (Foto dari abettermemagazine.com)

Berada dalam hubungan cinta ngga menjamin kamu bahagia (Foto dari abettermemagazine.com)

Bahagia sangat baik untuk kesehatanmu. Dan meskipun kamu mungkin iri pada mereka yang saling memadu kasih di tanggal 14 Februari nanti, berhubungan cinta tidak selalu terkorelasi dengan kebahagiaan. Pada 14 Februari di hari Valentine nanti, meski kamu di dalam hubungan percintaan ataupun ngga, tidak selalu menunjukkan apakah kamu bahagia atau ngga. Pikirkan lagi tentang baik buruknya menjalin hubungan dengan belajar dari kasus orang lain.

Berdasarkan suatu studi sederhana di Selandia Baru, orang-orang yang bukan penyuka konflik hubungan percintaan (siapa juga yang suka ya?) mereka sangat bahagia menjadi jomblo. Jadi intinya dicintai dan ada dalam hubungan cinta mungkin baik, tapi ngga melulu seperti itu. Jomblo bukan akhir dari segalanya. Kebahagiaan ngga peru kamu cari kemana-mana tapi hanya perlu untuk dirasa. Bisa jadi menjomblo baik untuk kamu.

Gimana? ngga jelek-jelek amat kan jadi jomblo?

Got comments? Post them here!