Tips Latihan Yoga untuk Ibu Hamil

Yoga memiliki banyak manfaat untuk preparasi kehamilan (Foto oleh www.huffingtonpost.com)
Yoga memiliki banyak manfaat untuk preparasi kehamilan (Foto oleh www.huffingtonpost.com)

Yoga memiliki banyak manfaat untuk preparasi kehamilan (Foto oleh www.huffingtonpost.com)

Yoga adalah suatu bagian dari latihan untuk menyeimbangkan pikiran, tubuh, dan kesehatan. Yoga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional. Dewasa ini yoga sudah menjadi trend hidup sehat baik pria maupun wanita, tua maupun anak-anak.

Bagi ibu hamil yang mendekati waktu melahirkan, berlatih yoga akan sangat membantu untuk persiapan kelahiran. Para peneliti senidiri menyatakan bahwa yoga dapat membantu ibu hamil dalam hal meningkatkan kualitas tidur, mengurangi stres dan gelisah, meningkatkan kekuatan serta fleksibilitas otot saat proses persalinan, dan mengurangi sakit punggung, sakit kepala, juga susah nafas.

Lalu kapan Sahabat Naia bisa mulai latihan yoga?

Trimester kedua adalah saat yang tepat untuk kamu mulai berlatih yoga. Tapi sebagian instruktur yoga akan merekomendasikan latihan yoga setelah 3 bulan kehamilan. Sebenarnya belum ada bukti yang menyatakan bahwa berlatih yoga di trimester pertama berbahaya untuk kehamilan, tapi lebih baik ikuti saran dari instruktur kamu saja.

Jika di trimester kedua kamu merasa cepat lelah dan kesakitan, sebaiknya kamu mesti menunggu dulu hingga 20 minggu kehamilan, apalagi bagi kamu yang berusaha cukup lama untuk mendapat keturunan. Jika kamu memutuskan untuk memulai latihan di trimester pertama, tetap jaga relaksasi dan latihan pernafasan. Dan jika kamu latihan yoga sebelum hamil, kamu juga mesti perhatian pada berbagai perubahan yang terjadi di tubuh kamu.

Apa ada pedoman khusus untuk latihan yoga saat hamil?

Untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi selama melakukan yoga, ikuti pedoman dasar berikut ini:

  1. Konsultasikan dengan dokter. Sebelum mulai program yoga pastikan kamu mendapatkan izin untuk berlatih. Jika kamu menderita penyakit tertentu seperti sakit jantung atau masalah punggung kemungkinan kamu tidak akan diizinkan untuk melakukan yoga.
  2. Tentukan target yang realistis. Latihan fisik yang disarankan bagi wanita hamil adalah 30 menit dalam 3-4 hari seminggu. Meskipun frekuensi latihan kamu lebih jarang, tak apa. Kebutuhan dan kemampuan fisik tiap wanita berbeda dan masih aman untuk persiapan kelahiran buah hati.
  3. Jangan terlalu memaksakan diri. Memaksakan diri berlatih yoga sedangkan kamu ngga mampu, lebih baik jangan diteruskan lagi. Contohnya jika kamu tidak bisa bicara dengan normal saat latihanyoga, mungkin kamu terlalu mendorong dirimu terlalu keras.
  4. Tetap adem dan terhidradi. Lakukanlah praktek yoga dalam ruangan yang terventilasi dengan baik untuk menghindari hawa panas. Selain itu jaga tubuh kamu supaya tidak dehidrasi dengan minum cukup air.
  5. Hindari postur dan posisi tertentu. Ketika melakukan gerakan, jangan sembarangan ya sahabat Naia. Kamu harus berhati-hati dalam memilih postur yang bisa membahayakan diri kamu dan juga bayi kamu. Contoh postur yang mesti kamu hindari antara lain:
    • Berbaring setelah 16 minggu kehamilan
    • Latihan bernafas termasuk menahan nafas terlalu keras atau menarik nafas terlalu pendek
    • Posisi sulit yang akan membuatmu tegang
    • Tengkurap, dengan posisi perut ada di bawah
    • Pose berbolak-balik naik turun.
    • Membungkuk
    • strong twist

Nah kalau kamu mau tau cara belajar yoga di trimester kedua seperti apa, cek video Cathy Underwood di bawah ya